Proses Pembuatan Tempe

Proses Pembuatan Tempe

Tempe menjadi makanan yang bersifat Internasional.  Mengapa demikian karena tempe kini sangat terkenal didunia. Bahkan di negara seperti Jepang dan Suriname juga memproduksi sendiri dinegaranya. Tempe yang berasal dari Indonesia ini memang banyak digemari sampai manca negara. Rasa yang khas serta kandungan protein didalamnya membuat tempe ini banyak disukai.

 

Jenis tempe di Indonesia memang beraneka ragam yang dibuat dari bahan yang umumnya berasal tanaman biji-bijian di Indonesia. Tempe benguk, tempe kedelai dan tempe lamtoro adalah tempe yang berbahan pokok dari tanaman biji-bijian yang ada di Indonesia.

Tempe Kedelai

Tempe Kedelai

 

Tempe kedelai adalah tempe yang paling terkenal dan banyak disukai. Proses pembuatan tempe ini memang tegolong lama. Namun bahan-bahan yang dibutuhkan tempe kedelai mudah untuk kita temukan dipasar-pasar terdekat. Proses pembuatan tempe memang memerlukan waktu kurang lebih selama 4-5 hari. Akan tetapi proses ini akan terbayarkan apabila tempe yang dibuat sesuai dengan apa yang kita harapkan.

 

Sekarang ini para produsen tempe sudah jarang kita temui. Banyak para produsen tempe yang berhenti untuk memproduksi tempe dengan berbagai kondisi. Tempe asli Indonesia ini patut kita lestarikan agar makanan ini tetap menjadi makanan khas Indonesia

Baca juga

Cara Membuat Tempe Balado dengan Cita Rasa Minang

 

Berikut proses pembuatan tempe yang perlu kita ketahui

Persiapan Awal

Kedelai yang sudah disiapkan, tuangkan kedalam soblok dan beri air secukupnya

Proses perebusan Pertama

Pastikan kayu yang ada dalam tungku sudah dinyalakan api. Setelah itu letakkan soblok yang sudah berisi air dan kedelai tadi keatas tungku. Kemudian tunggu hingga mendidih, biasanya ini adalah proses awal perebusan kedelai, diamkan dan tunggu hingga benar-benar matang.

Proses Pendinginan

Setelah kedelai sudah matang angkat dan tiriskan kedalam tampah bambu tunggu sampai dingin. Agar tidak membutuhkan waktu yang lama pada saat proses pendinginan, gunakan kipas angin untuk mempercepat prosesnya. Kedelai yang sudah dingin kita rendam kedalam air kurang lebih selama satu hari sampai kulit ari kedelai benar-benar sudah mengelupas.

Proses Perebusan Kedua

Kedelai yang sudah direndam selama kurang lebih satu hari,angkat lalu rebus kembali seperti proses perebusan pertama tadi hingga kedelai matang.

Proses Fermentasi

Kedelai yang sudah matang lalu angkat  dan tuangkan kedalam tampah bambu dan tiriskan sampai dingin.  Setelah proses pendingian selesai. Kemudian kedelai difermentasi dengan ragi. Sebaiknya taburan ragi yang ditaburkan jumlahnya yang sedang saja

Proses Kedelai Menjadi Tempe

Kedelai yang sudah ditaburi ragi kemudian dibungkus dengan jumlah yang sesuai selera menggunakan daun pisang yang sudah dipotong-potong. Setelah semua dibungkus lalu diselimuti dengan kain agar hangat dan proses perubahan kedelai menjadi tempe juga cepat.

 

Begitulah cara membuat tempe.

Silahkan Hubungi Kami Kapan Saja untuk mendapatkan tempe kedelai berkualitas:

SMS/CALL

0857-4849-1242

 

Ngebel, Kedungumpul, Kandangan, Temanggung, Jawa Tengah

Kata Terkait : Tempe Indonesia, Jenis Tempe di Indonesia, Tempe Kedelai, Proses Pembuatan Tempe Kedelai

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s